Persiapan Pengambilan Spesimen Di Laboratorium

Bagaimana Persiapan Pengambilan Spesimen Di laboratorium?


Pengambilan Spesimen Darah
Hal-hal yang penting dalam Persiapan Pemeriksaan Laboratorium adalah Pengambilan specimen itu sendiri yang merupakan salah satu kegiatan dari serangkaian proses lab yang dilakukan sebelum melakukan pemeriksan laboratorium.
Bagaimana Supaya spesimen memenuhi syarat untuk diperiksa ?
Supaya spesimen memenuhi syarat untuk diperiksa, maka proses pengambilan spesimen harus dilakukan dengan mengikuti standarisasi yang benar menurut Pedoman Laboratorium Praktis depkes RI tahun 2007
Spesimen yang memenuhi ketentuan tersebut adalah :
·    Perhatikan Jenisnya sampel yang akan diambil harus sesuai dengan pemeriksaan yang akan dilakukan
·    Perhatikan volumenya, apakah sudah mencukupi untuk tiap jenis pemeriksaan,
·    Perhatikan kondisinya sampel layak untuk diperiksa atau tidak (segar/tidak kadaluwarsa, tidak berubah warna, steril, tidak menggumpal),
·     Gunakan Antikoagulan yang digunakan sudah sesuai dengan keperluan setiap pemeriksaan,
·      Wadah Penampungan harus memenuhi syarat sampel digunakan
.
Persiapan Sebelum melakukan pengambilan specimen
Sebelum melakukan pengambilan spesimen, lakukan persiapan-persiapan seperti berikut ini :
Persiapan pasien. 
  • Beritahukan kepada pasien tentang hal-hal apa yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan oleh pasien sebelum dilakukan pengambilan spesimen.
  • Persiapan secara umum, seperti : puasa selama 8-10-12 jam sebelum pengambilan spesimen (untuk pemeriksaan glukosa darah puasa, profil lipid, profil besi), tidak melakukan aktifitas fisik yang berat, tidak merokok, tidak minum alkohol, dsb.
  • Jika pasien harus melakukan pengambilan spesimen sendiri (urin, dahak, faeses), jelaskan tata cara pengambilannya. Misalnya : kapan harus diambil, bagaimana menampung spesimen dalam wadah yang disediakan, mencuci tangan sebelum dan setelah mengambil spesimen, membersihkan daerah genital untuk pengambilan sampel urin, dsb.
  • Jika pengambilan spesimen bersifat invasif (misalnya pengambilan sampel darah, cairan pleura, ascites, sumsum tulang, dsb), jelaskan macam tindakan yang akan dilakukan.
Peralatan sampling.
Pastikan semua peralatan sampling telah disiapkan sesaat sebelum sampling. Penting untuk diperhatikan bahwa semua peralatan memenuhi persyaratan sebagai berikut :
Q      bersih
Q      kering
Q      tidak mengandung detergent atau bahan kimia
Q      terbuat dari bahan yang tidak mengubah zat-zat dalam spesimen
Q      steril, apalagi jika spesimen akan diperiksa biakan (kultur) kuman
Q      sekali pakai buang (disposable)
Q      wadah spesimen tidak retak atau pecah, mudah dibuka atau ditutup rapat, besar/ukurannya sesuai dengan volume spesimen yang diambil.
Antikoagulan
Antikoagulan adalah bahan kimia yang dipergunakan untuk mencegah pembekuan darah. Umumnya yang digunakan adalah EDTA (ethylendiamin tetraaceticacid), natrium citrat, heparin dan natrium fosfat. Pemilihan antikoagulan harus sesuai dengan jenis pemeriksaan dan takaran volumenya harus tepat. Mengenai antikoagulan akan dibahas pada postingan yang lain.
Lokasi sampling.
ü  Sebelum melakukan sampling, tetapkan lokasi pengambilan sesuai dengan jenis spesimen yang diperlukan.
ü  Darah vena umumnya diambil dari vena median cubiti pada daerah lengan di lipatan siku bagian dalam. Vena ini besar, cukup terlihat, paling sedikit sakit dan kecil kemungkinan memarnya.
ü  Darah arteri umumnya diambil dari arteri radialis di daerah pergelangan tangan.
ü  Darah kapiler diambil dari ujung jari tangan, yaitu jari tengah atau jari manis. Pada bayi diambil pada tumit 1/3 bagian tepi telapak kaki.
ü  Spesimen untuk biakan kuman diambil pada daerah yang sedang infeksi, kecuali darah dan cairan otak.
ü  Sumsum tulang orang dewasa diambil pada tulang dada dan crista iliaca anterior dan posterior. Pada anak-anak diambil pada bagian proksimal tibia.
ü  Lokasi pengambilan spesimen tidak boleh terdapat luka, hematoma, infeksi, oedema. Untuk pengambilan spesimen darah, selain tidak dilakukan pada tempat-tempat tersebut, juga tidak boleh dilakukan pada daerah dimana darah sedang ditransfusikan dan intravena lines (infus).
ü  Persiapan Pengambilan Sampel merupakan prosedur Kualitas Mutu Pre-analitik yang harus dilakukan sebaik mungkin karena dapat memepengaruhi hasil dari Pemeriksaan Laboratorium itu sendiri.

    Jadi bisa kita simpulkan bahwa Hal-hal yang penting dalam Persiapan Pemeriksaan Laboratorium adalah Pengambilan specimen     Perhatikan Jenisnya sampel    Periapan SamplingPeralatan Sampling, dan   Lokasi Sampling itu sendiri  yang merupakan salah satu kegiatan dari serangkaian proses lab yang dilakukan sebelum melakukan pemeriksan laboratorium. 
SUMBER
http://periksalaboratorium.blogspot.com/2013/10/persiapan-pengambilan-spesimen-di.html 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MACAM MACAM TABUNG VAKUM UNTUK PHLEBOTOMI

PANDANGAN MASYARAKAT TERHADAP DUKUN & TENAGA KESEHATAN

HELMINTHOLOGI Morfologi, Siklus hidup, Manifestasi klinis dan Diagnosa laboratorium